Menanggung Konsekuensi

RIM tidak mau ketinggalan jaman. Meski salah satu keistimewaan Blackberry adalah keyboard fisiknya, RIM belakangan ini banyak mengeluarkan produk yang memadukan keyboard fisik dan layar sentuh. Tengok saja deretan produk mereka di setahun terakhir, mulai dari Bold 9900, Torch 9800, sampai Bold 9790 (Bellagio) yang kami uji kali ini.
Sejujurnya, kami bukan penggemar layar sentuh di Blackberry. Antarmuka Blackberry yang banyak detail menurut kami kurang cocok untuk layar sentuh. Bahkan di Bold 9790, ketidakcocokan tersebut semakin nyata. Layar Bold 9790 cuma berukuran2,45 inci membuat pergerakan jari terasa terbatas—setidaknya jika dibandingkan Touch 9900 yang berlayar 2,8 inci. Alhasil, 90% kegiatan kami lebih banyak menggunakan touchpad dan keyboard fisik, sementara layar sentuh cuma dilakukan ketika berpindah ke menu yang agak berjauhan.
Kecilnya layar tersebut sebenarnya sejalan dengan konsep utama Bold 9790: Blakcberry paling langsing dan ramping. Jika diukur, tebal Bold 9790 sekitar 1,2 cm dengan bobot tidak lebih dari 107 gram. Ukuran yang ramping membuat perangkat ini terasa lebih cocok bagi kaum hawa, utamanya mereka yang berjari lentik. Bagi kami (pria separuh baya dengan ibu jari laksana bawang bombay), tombol Bold 9790 terasa agak kekecilan untuk mengetik secara cepat.
Tingkat kesulitan sedikit bertambah karena RIM mendesain tombol di sisi paling luar (baik kiri dan kanan, seperti tombol Q, A, atau P dan Del) sedikit melengkung ke sisi samping. Jadi ketika mengetik, ibu jari kami harus menekan sedikit menyerong. Penggunaan beberapa lama membuat kami terbiasa dengan desain tersebut.
Di sisi internal, Bold 9790 menggunakan prosesor Marvel Tavor MG1 1GHz yang dibantu memori sistem sebesar 768MB dan memori internal 8GB. Sedangkan untuk sistem operasi, perangkat ini sudah menggunakan BB OS 7. Kombinasi tersebut berhasil menghadirkan pengalaman berponsel yang mulus ketika kami gunakan untuk BBM-an ke banyak akun maupun menggulung timeline Twitter. Namun saat menampilkan situs dengan tampilan berat seperti Soccernet, proses rendering memang terlihat berat. Jika dihitung menggunakan BrowserMark, Bold 9790 berhasil mencatat skor 12399. Sebagai perbandingan, iPhone 4 mencatat 37233 dan Nokia Lumia 800 mencatat 32275.
Untuk daya tahan baterai, Bold 9790 masih mewarisi kelemahan di BB OS7: agak boros. Ketika digunakan dengan intensitas minim (BBM-an sesekali, tarik 10 email per jam, tarik Twitter per 30 menit), Bold 9790 hanya bisa bertahan sekitar 6-7 jam. Saran kami, selalu bawa charger ke mana saja Anda pergi.
Dari sisi fasilitas, smartphone ini tampil komplit. Selain fasilitas standar seperti WiFi dan Bluetooth, RIM juga menancapkan fasilitas NFC ke si Blackberry mungil ini. Meski tersedia memori internal 8GB, tersedia slot microSD yang bisa menampung 32GB. Sedangkan kameranya memiliki resolusi 5MP yang dilengkapi dengan lampu flash.
***
Jika boleh memilih, kami lebih suka Bold 9790 tanpa layar sentuh yang dikompensasi dengan harga lebih murah. Toh, layar yang kecil membuat kami jarang menyentuhnya. Namun di luar kemubaziran layar sentuh tersebut, Bold 9790 terasa mungil dan nyaman digunakan sebagai perangkat kerja sehari-hari.
Spesifikasi
Prosesor | Marvel Tavor, 1 inti, 1GHz |
RAM | 768 GB |
Kartu Grafis | Tidak diketahui |
Storage | Internal 8GB, eksternal SD Card (maks. 32GB) |
Wireless | Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 2.1, GPS, NFC |
Konektor | microSUB |
Kamera | 5 Megapiksel |
Layar | 2,45 inci, 480x360 |
Bobot | 107 gram |
Sistem Operasi | Blackberry OS 7 |
Garansi | 1 tahun |
Situs Web | |
Harga Kisaran* | Rp.4.6 juta |

Mungil
Jika dibandingkan dengan Bold 9900, ukuran perangkat ini memang terasa lebih mungil. Nyaman digunakan sebagai perangkat keseharian.

Mudah Bayar
Perangkat ini sudah dilengkapi fasilitas NFC untuk kemudahan transfer data dan pembayaran— setidaknya nanti ketika NFC telah populer

Mubazir
Ukuran layar yang cuma 2,45 inci agak percuma digunakan sebagai layar sentuh.
Plus : Bentuk mungil; fasilitas NFC.
Minus : Layar terlalu kecil.
Skor Peniliaian
- Kinerja : 4
- Fasilitas : 4
- Penggunaan : 4
- Harga : 4
- Skor total : 4
Foto: Alphons Mardjono
Share This Article :


comment 0 komentar
more_vert